DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

Kategori berita

Hari Pramuka

Selamat Hari Pramuka ke-61, 14 Agustus 2022Pramuka Mengabdi Tanpa BatasUntuk Membangun Ketangguhan BangsaSatyaku Kudarmakan, Darmaku KubaktikanJayalah Pramuka, Jayalah Indonesia

Selengkapnya
Pendampingan Desa Wisata

Pemaparan hasil observasi potensi Desa Wisata Sendangduwur,. Kecamatan Paciran, Lamongan

Selengkapnya
FGD Optimalisasi Potensi Kabupaten Lamongan Melalui Digitalisasi Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

Kamis, 11 Agustus 2022Kegiatan Focus Group Discussion Optimalisasi Potensi Kabupaten Lamongan Melalui Digitalisasi Ekonomi Kreatif dan Pariwisata oleh Direktorat Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bertempat di Hotel Mahkota Lamongan

Selengkapnya
Ekspedisi Bengawan Solo

Penyambutan Tim Ekspedisi Bengawan Solo di Kompleks Makam Joko Tingkir, Desa Pringgoboyo, Kecamatan Maduran, Lamongan

Selengkapnya
Ekspedisi Bengawan Solo

Tim Ekspedisi Bengawan Solo yang telah menyusuri sungai terpanjang di Pulau Jawa selama 36 hari, tadi sore telah sampai di Desa Pringgoboyo, Kecamatan Maduran.Kedatangan mereka disambut oleh masyarakat setempat, dan juga pejabat Pemerintah Kabupaten Lamongan, kemudian dilanjut dengan doa bersama di Makam Joko Tingkir.Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Disparbud Kabupaten Lamongan, Siti Rubikah, begitu mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh tim ekspedisi, dan diharapkan dapat memberikan manfaat.Rubikah menambahkan, tim ekspedisi yang telah menyusuri Bengawan Solo mulai dari Wonogiri Jawa Tengah tersebut akan bermalam di Desa Pringgoboyo sekaligus menggelar sarasehan, kemudian akan melanjutkan perjalanannya besok pagi.

Selengkapnya
BJF Lamongan Sukses, Diagendakan Masuk Kalender Wisata Tahunan

Bengawan Jazz Festival (BJF) Lamongan sukses digelar di Taman Wisata Kendalifornia, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Rabu, 10 Agustus 2022 malam.Pagelaran musik panggung di bibir aliran Sungai Bengawan Solo itu mampu menyedot ribuan pengunjung. Tidak hanya datang dari lokal, pengunjung tidak sedikit yang datang dari luar Lamongan.Mereka terlihat menikmati suguhan penampilan yang disajikan. Apalagi ketika grup musik asal Bandung, Java Jive naik panggung. Penonton terhanyut, merasa terbawa kembali ke masa silam.Tampak beberapa syair lagu yang dibawakan Fatur, vokalis Java Jive, seperti Kau Yang Terindah, Gadis Malam, dan Gerangan Cinta, kebanyakan penonton turut serta menyanyikan."Melihat antusias masyarakat yang datang dan dampak positif yang muncul, saya berharap Bengawan Jazz Festival ini bisa dimasukkan ke dalam kalender wisata tahunan di Lamongan," kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini menilai, Bengawan Jazz memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata dan peningkatan perekonomian masyarakat.Karena dia percaya, masyarakat dengan sendirinya akan turut memunculkan ide kreatif untuk lebih memarakkan even-even besar yang sekiranya dapat membuka peluang bagi kesejahteraan secara pribadi, keluarga maupun lingkungan."Untuk itu, pemerintah akan terus mendorong dan mengupayakan sarana dan fasilitas lebih baik," imbuhnya.BJF Lamongan merupakan terobosan baru penggalian wisata. Kali pertama diselenggarakan, bertepatan untuk menyambut Tim Ekspedisi Bengawan Solo ketika singgah di Lamongan.Tim Non-Governmental Organization (NGO) dari sekelompok pecinta lingkungan ini yang melaksanakan ekspedisi susur sungai Bengawan Solo. Diawali dari hulu, Wonogiri, Solo hingga hilir yang dimulai sejak 14 Juli 2002 lalu. Mereka membawa misi mengeksplor kondisi terkini keberadaan Bengawan Solo.Sumber : ngopibareng.id

Selengkapnya