DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

Arsip Artikel

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan menerima kunjungan dari DPRD Tulungagung

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan menerima kunjungan dari DPRD Tulungagung

Selengkapnya
Pembukaan Temu Karya Teater Jawa Timur

Karya Teater Jawa Timur @temukaryateaterjatim XXII yang diselenggarakan oleh @teaterrodala1996, acara ini dihadiri dan dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan ibu Siti Rubikah

Selengkapnya
Perayaan dan Penyerahan Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2021

Sertifikat Penetapan ini diberikan untuk tradisi turun temurun Ritual Adat Mendhak Sangring yang masih terus dilaksanakan oleh masyarakat Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Lamongan

Selengkapnya
Pertandingan sepak bola persahabatan

Pertandingan persahabatan antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan dan Satpol PP Surabaya Serta Pemda Gresik di Gelora Joko Samudro Gresik

Selengkapnya
Bupati Lamongan Masuk 10 Nominasi AK PWI di Hari Pers Nasional 2022

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi terpilih dan ditetapkan sebagai salah satu dari 10 Kepala Daerah yang masuk dalam nominasi Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) pada Hari Pers Nasional (HPN) 2022.  Pak Yes dan 9 Kepala Daerah lainnya dipilih dan ditetapkan dalam rapat Tim Juri AK - PWI pada Jumat (3/12/2021) sore. Mereka berasal beragam usia, latar belakang suku, pendidikan, agama, budaya, partai, hingga masa kerja.Sedangkan orang nomor satu di Pemkab Lamongan ini diapresiasi oleh PWI karena keberhasilannya dalam menangani Covid-19 di Kota Soto. Ini terbukti dengan masuknya Lamongan sebagai satu-satunya daerah se-Jawa dan Bali dengan status PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level-1 pertama kali pada assesmen Kementrian Kesehatan RI. Namun itu diperoleh tidak dengan mudah, karena kunci keberhasilan tersebut harus didasari dengan komitmen dan kerjasama yang kuat antara Pemkab Lamongan, TNI dan Polri serta dukungan pemerintahan kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat, media dan juga masyarakat.“Masing-masing kepala daerah tersebut berhasil dengan baik menarasikan dan memvisualkan pergulatan memenangkan kesehatan, berbasis informasi dan kebudayaan, guna mewujudkan perilaku baru,” ujar Ketua Pelaksana Anugerah Kebudayaan PWI (AK-PWI) Yusuf Susilo Hartono, Minggu (5/12/2021). Bahkan, menurut Yusuf, sebelum ada kebijakan prokes pandemi Covid-19, di antara daerah-daerah tersebut sudah memiliki protokol warisan nenek moyang dalam menghadapi wabah, yang dirawat dalam adat dan tradisi setempat.“Beruntung bagi kepala daerah yang menyadari harta karun kulturalnya itu. Sehingga pada saat terjadi pandemi, tinggal memadukan dengan prokes dan vaksinasi,” katanya. Tak hanya itu, sambung Yusuf, mereka juga memadukan dengan berbagai aplikasi berbasis teknologi untuk melawan Covid-19. “Sekaligus untuk mewujudkan perilaku baru di berbagai bidang diantaranya sosial budaya, ekonomi, perdagangan, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain,” ucapnya. 

Selengkapnya
Wisata Edukasi, Sarana Siswa di Lamongan Belajar Sejarah

  Kegiatan Wisata Edukasi Sejarah Lamongan dan Belajar Bersama di Museum dihadiri Bupati Lamongan beserta jajarannya . Bapak Bupari Yuhronur Efendi mengatakan, Pemkab mengundang puluhan siswa tersebut untuk mengenalkan pusat pemerintahan dan pusat sejarah yang ada di Kabupaten Lamongan lebih dekat. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan Ibu Siti Rubikah menjelaskan, Wisata Edukasi Sejarah tersebut bertujuan mengenalkan sejarah, ruang pemerintahan, dan museum di Lamongan lebih dini kepada siswa-siswi TK dan SD/MI. Dengan mengenalkan seperti ini akan menunjukkan secara riil dan langsung sejarah, ruang pemerintahan dan Museum yang ada di Lamongan.

Selengkapnya