PUSKESMAS KARANGGENENG

Artikel Puskesmas Karanggeneng

PELAYANAN PONED PUSKESMAS KARANGGENENG 24 JAM

Yuk ajak keluarga dan kerabat kita untuk Bersalin di PONED Puskesmas Karanggeneng !

Selengkapnya
PENGANUGERAHAN MEGNOTEK OLEH BAPAK BUPATI LAMONGAN

Selamat atas Penganugerahan MEGNOTEK oleh Bapak Bupati Lamongan yang diberikan kepada Puskesmas Karanggeneng dengan Inovasi Perawan Keren (Perawatan Keluarga Rawan Ke Rumah Pasien)Semoga dengan diterimanya Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk semakin meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas Kranggeneng.

Selengkapnya
CEGAH PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) DENGAN ASIK POL

Dominasi masalah kesehatan di masyarakat saat ini mulai bergeser dari penyakit menular menjadi ke arah penyakit tidak menular. Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah penyakit yang tidak menular dan bukan disebabkan oleh penularan vektor, virus, dan bakteri namun lebih banyak disebabkan oleh perilaku dan gaya hidup. Penyebab kematian utama penduduk semua golongan umur pada saat ini disebabkan oleh penyakit tidak menular secara berurutan yaitu stroke, hipertensi, diabetes mellitus, tumor ganas / kanker, penyakit jantung, dan pernafasan kronik. Pengendalian penyakit sebagai upaya penurunan insiden, prevalen, kesakitan atau kematian dari suatu penyakit mempunyai peranan penting untuk mengukur derajat kesehatan masyarakat. Indikator yang digunakan dalam menilai derajat kesehatan suatu masyarakat adalah angka kesakitan dan kematian penyakit. Penyakit tidak menular dapat dikendalikan dengan upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular tertentu.Salah satu inovasi dari Puskesmas Karanggeneng dalam Upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular adalah dengan ASIK POL. Apa sih “ASIK POL” itu? Berikut ini adalah Kepanjangan dari "ASIK POL"A: Aktifitas Fisik Secara RutinS: Selalu Makan Buah dan SayurI: Inisiatif Tidak MerokokK: Kurangi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak BerlebihanP: Periksa Kesehatan Secara RutinO: Olah Stres Secara TeraturL: Luangkan Waktu Untuk Istirahat

Selengkapnya
KEGIATAN INOVASI "PERAWAN KEREN MAKAN DURIAN (PERAWATAN KELUARGA RAWAN KE RUMAH PASIEN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN)"

KEGIATAN INOVASI "PERAWAN KEREN MAKAN DURIAN (PERAWATAN KELUARGA RAWAN KE RUMAH PASIEN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN)"Pelayanan Kesehatan bagi Keluarga Rawan dengan mengoptimalkan pada peningkatan kemandirian dengan cara berkunjung ke rumah pasien ( PERAWAN KEREN MAKAN DURIAN ) saat ini menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat dengan beberapa kasus yang sering ditemui adalah kesibukan yang tinggi dari keluarga menyebabkan hanya sedikit waktu yang dapat diberikan kepada pasien.PERAWAN KEREN ini mempunyai sasaran Resti yang ada di wilayah kerja Puskesmas Karanggeneng dimana mereka tidak perlu berkunjung ke Puskesmas secara rutin akan tetapi tenaga dari kesehatan puskesmas karanggeneng yang akan berkunjujung ke rumah pasien dan melakukan pemeriksaan dan perawatan,jadi mereka akan tetap aman di rumah,tapi kesehatan tetap terkontrol dan bisa mendapatkan perawatan dan pengobatan secara rutin,sehingga tidak ada keterlambatan dalam therapi juga perawatan. Selain Pelayanan bagi keluarga rawan juga di lakukan pemberian vaksinasi dengan mendatangi ke rumah pasien yang memiliki resti,disabilitas,juga Lansia yang memiliki keterbatasan.Program PERAWAN KEREN MAKAN DURIAN ini mempunyai sasaran Resti yang ada di wilayah kerja Puskesmas Karanggeneng dimana mereka tidak perlu berkunjung ke Puskesmas secara rutin akan tetapi tenaga dari kesehatan puskesmas karanggeneng yang akan berkunjujung ke rumah pasien dan melakukan pemeriksaan dan perawatan hingga mencapai kemandirian KM IV. Bisa ditarik kesimpulan bahwa Inovasi PERAWAN KEREN MAKAN DURIAN ini bila dilaksanakan dengan baik akan berpengaruh signifikan,masyarakat bisa mandiri hidup sehat.Bisa mewujudkan tujuan dari Pelayanan Kesehatan dalam berbagai program kesehatan yang telah dikembangkan dalam pelayanan kesehatan di rumah (home care )PERAWAN KEREN MAKAN DURIAN merupakan Inovasi asli Puskesmas Karanggeneng, Tujuan dari PERAWAN KEREN MAKAN DURIAN adalah memandirikan masyarakat untuk hidup sehat. Guna mewujudkan tujuan dari Pelayanan Kesehatan tersebut,berbagai program kesehatan telah dikembangkan dalam pelayanan kesehatan dengan berkunjung ke rumah Pasien atau kunjungan rumah (home care ). Dalam memberikan perawatan dengan berkunjung ke rumah pasien ( Home Care) terutama dengan Keluarga Rawan dengan Resti.Diwilayah Karanggeneng tahun 2022 terdapat sejumlah 105 Keluarga Rawan Resti dari total 437 Keluarga Rawan, dan terdapat 2 angka kematian pada tahun 2022. Inovasi Perawatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat di bidang Home Care yaitu kita mengadakan Pelayanan Keluarga Rawan dengan mendatangi pasien ke rumah rumah mulai Bulan Maret Tahun 2020 sampai saat ini. Langkah strategis yang ditetapkan adalah bekerjasama

Selengkapnya
KEGIATAN INOVASI "IKAN KETING (IKAN KU OLAH UNTUK MENCEGAH STUNTING)"

KEGIATAN INOVASI "IKAN KETING (IKAN KU OLAH UNTUK MENCEGAH STUNTING)" PUSKESMAS KARANGGENENG Masa 1.000 hari pertama kehidupan merupakan periode emas dan juga masa-masa yang rentan bagi pertumbuhan anak yang terhitung sejak dalam kandungan sampai berusia 2 tahun. Titik kritis yang harus diperhatikan selama periode 1000 hari pertama kehidupan yaitu, periode dalam kandungan 280 hari, usia 0-6 bulan 180 hari, usia 6-8 bulan 60 hari, usia 8-12 bulan 120 hari, dan usia 12-24 bulan 360 hari. Pada periode ini terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat, yang mendukung seluruh proses pertumbuhan anak dengan sempurna.Kurang gizi pada periode emas tidak dapat diperbaiki dimasa kehidupan selanjutnya. Salah satu unsur penting untuk peningkatkan gizi anak adalah dari unsur protein, terutama protein hewani yang lebih muda dicerna oleh tubuh. Konsumsi ikan sangat penting karena kaya akan asam lemak omega-3 yang dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Jenis-jenis ikan lokal yang dapat menjadi rujukan konsumi anak untuk pencegahan stunting adalah ikan patin, ikan lele, ikan mas, ikan mujair, ikan tongkol dan ikan tuna. Semua ikan tersebut merupakan hasil produksi perikanan di Wilayah kabupaten lamongan. Konsumsi ikan tidak hanya dalam kondisi segar namun juga bisa melalui bentuk olahan yang dapat meningkatkan nilai tambah dan diharapkan meningkatkan minat dan keinginan anak untuk makan ikan. Untuk mensukseskan kegiatan inovasi ini perlu dukungan dari semua sektor mulai dari pemdes, muspika dan puskesmas karanggeneng yang bertujuan untuk menurunkan prevalensi Stunting di Wilayah Karanggeneng

Selengkapnya
TOP 15 SINOLLA 2023 INOVASI PERAWAN KEREN

Selamat Atas Prestasinya TOP 15 SINOLLA 2023 (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Lamongan) Inovasi Perawan Keren Merupakan Inovasi Aseli Puskesmas KaranggenengSelama ini, pelayanan kesehatan selalu dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan, dalam hal ini puskesmas. Itupun hanya dapat dijangkau oleh masyarakat yang mampu baik segi sosial ekonomi, kondisi kesehatan secara umum, ada kendaraan, ada yang mengantarkan, ada waktu dan lain-lain. Sedangkan masyarakat yang mengalami keterbatasan baik dari segi sosial ekonomi maupun kondisi kesehatan lainnya, sangat sulit mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Adapun nilai tambah dari inovasi ini adalah pasien tidak perlu datang ke puskesmas.PERAWAN KEREN ini mempunyai sasaran resiko tinggi yang ada di wilayah kerja Puskesmas Karanggeneng, dimana mereka tidak perlu berkunjung ke puskesmas secara rutin akan tetapi tenaga dari kesehatan Puskesmas Karanggeneng yang akan berkunjung ke rumah pasien untuk melakukan pemeriksaan, perawatan juga dilakukan konseling dan pemeriksaan laborat sederhana. Sehingga pasien akan tetap aman di rumah, tapi kesehatan tetap terkontrol dan bisa mendapatkan perawatan dan pengobatan secara rutin, sehingga tidak ada keterlambatan dalam terapi juga perawatan. Seiring perkembangannya, PERAWAN KEREN ini memberikan pelayanan pada penyakit kronik yang memerlukan perawatan lama. Variasi penyakit yang membutuhkan pelayanan adalah mulai dari kasus sederhana seperti demam tifoid, hingga kasus yang berat seperti gangguan pernafasan kronik. Karena itu untuk kunjungan rumah ini Puskesmas Karanggeneng membuat tim. Tim inilah yang akan turun langsung ke rumah keluarga resiko tinggi. Tim ini melibatkan beberapa PJ Program di puskesmas yang mempunyai hubungan dengan pasien resti. Diantaranya adalah PJ Perkesmas, PJ KIA, PJ Gizi, PJ TB paru, PJ HIV/AIDS dan Petugas Laboratorium.Selain Pelayanan bagi keluarga rawan juga dilakukan pemberian vaksinasi dengan mendatangi ke rumah pasien yang memiliki resti, disabilitas, juga lansia yang memiliki keterbatasan.

Selengkapnya
PENGUATAN & KOORDINASI JEJARING DALAM JARINGAN WILAYAH BINAAN PKM KARANGGENENG

PENGUATAN & KOORDINASI JEJARING DALAM JARINGAN DI WILAYAH BINAAN PUSKESMAS Puskesmas Karanggeneng.24/08/2023 Kegiatan pertemuan jaringan dan jejaring puskesmas di wilayah kerja Puskesmas Karanggeneng dilaksanakan di Ruang Pertemuan Puskesmas Karanggeneng. Acara dimulai pada pukul 10.00 WIB.Dalam acara ini dihadiri oleh peserta yang merupakan dokter, perawat dan bidan praktek mandiri serta klinik yang ada di wilayah kecamatan karanggeneng Acara ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara dokter, perawat, bidan mandiri, Apotek sinergserta klinik. Dan juga Polindes Ponkesdes Pustu serta Poskesdes. Di wilayah kerja Puskesmas Karanggeneng. Puskesmas Karanggeneng bertindak sebagai pengawas wilayah setempat. Dengan tujuan khusus untuk meningkatkan angka capaian SPM Puskesmas dan penurunan AKI AKB di wilayah kerja Puskesmas Karanggeneng. Ujar Dr.Noryanto selaku pembina jejaring & jaringan

Selengkapnya
KAJI BANDING STBM 5 PILAR DAN INOVASI PUSKESMAS

FORUM GRUP DISCUSSION (FGD) "Dalam rangka mencapai Visi dan Misi Puskesmas, Puskesmas harus melakukan peningkatan mutu dan kinerja untuk mencapai pelayanan kesehatan yang berkualitasKaji Banding dilakukan sebagai upaya berbenah menuju peningkatan pelayanan kesehatan" (Sambutan Kepala Puskesmas Karanggeneng dr.Suadi Rachman,M.Mkes) Dalam akreditasi Puskesmas, kegiatan kaji banding diperlukan sebagai kesempatan untuk belajar dari pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan Administrasi Manajemen (Admen), Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) Puskesmas dan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak untuk perbaikan kinerja masing-masing. Saya Sampaikan Terimakasih atas kedatanganya @puskesmas_glagah semoga silaturahmi ini  tetap terjalin dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat 

Selengkapnya
"GERAKAN NASIONAL AKSI BERGIZI" PEMBERIAN TABLET Fe PADA REMAJA PUTRI

PENCANANGAN AKSI BERGIZI FERRAMEG (Fe Hari Rabu Megilan) di SMPN 1 Karanggeneng Kegiatan Tersebut pemberian tablet tambah darah juga untuk mempersiapkan kesehatan remaja putri pada saat sebelum menjadi seorang ibu. Pemberian TTD pada remaja putri ini untuk mencegah ibu nantinya melahirkan bayi dengan tubuh pendek (stunting) atau berat badan lahir rendah (BBLR)Dengan minum TTD secara rutin, diharapkan mampu mengurangi potensi anemia dan lahirnya bayi dalam keadaan stunting dari para ibu di Indonesia, sehingga terciptanya generasi muda dan generasi penerus yang sehat serta mampu berdaya saing dapat terbentuk dengan maksimal. "Ujar Kepala Puskesmas Karanggeneng (dr.Suadi Rachman,M.MKes).

Selengkapnya