BAGIAN PROTOKOL DAN KOMUNIKASI PIMPINAN

3.623 BPBL di Lamongan Diresmikan

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI melaksanakan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 2023, dengan sasaran rumah tangga miskin belum berlistrik sebanyak 125.000 yang tersebar di 32 provinsi, diantaranya 3.623 penerima bantuan berasal dari Kabupaten Lamongan. Program ini dilaksanakan dengan alokasi APBN 2023 yang telah disetujui oleh Komisi VII DPR RI.


Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang turut hadir dalam Peresmian dan Penyalaan Pertama Program BPBL Provinsi Jatim pada Rabu (29/11) di Desa Kuripan Babat, mengucapkan terima kasih atas support pemerintah terhadap pengurangan kemiskinan di Kabupaten Lamongan, dengan memberikan kemudahan akses pemasangan listrik bagi keluarga yang tidak mampu di Indonesia, khususnya Lamongan. Beliau berharap, kedepannya program ini akan dapat terus dilanjutkan, hingga tercapai rasio elektrifikasi 100 persen di Indonesia termasuk Lamongan.


"Kami atas nama masyarakat Kabupaten Lamongan menyampaikan terima kasih atas beberapa program, khususnya dalam Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Tentu ini memberikan manfaat dan berkah bagi masyarakat Lamongan yang mendapatkan program. Kita juga terus berharap bahwa nanti ke depannya akan lebih banyak lagi dan hasil program ini juga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya," ucap Pak Yes.


Program BPBL ini bertujuan untuk melistriki rumah tangga tidak mampu yang terdaftar dalam data terpadu kesejahteraan sosial, berdomisili di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), memenuhi kriteria calon penerima yang dibatasi oleh Kepala Desa/Lurah maupun pejabat setempat, juga tidak tercatat sebagai pelanggan PLN. Adapun bantuan yang diberikan yakni pemasangan instalasi rumah sederhana dengan 3 titik lampu dan 1 kotak kontak, ditambah 3 lampu LED, saklar tunggal, saklar ganda, MCB dan box, kabel sirkit utama dan akhir, serta pembumian. Tidak hanya itu, juga dilakukan pemeriksaan dan pengujian instalasi Sertifikat Laik Operasi (SLO), penyambungan ke jaringan PLN Biaya Penyambungan (BP) pelanggan daya 900 VA, dan token perdana Rp. 100.000. (dir)