DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

Arsip Artikel

Sunan Sendang Duwur

Makam Sunan Sendang Duwur adalah salah satu wisata religi yang ada di Kabupaten Lamongan. Makam ini merupakan tempat peristirahatan terakhir salah satu tokoh penyebar agama Islam di tanah Jawa. Lokasi lengkapnya berada di atas bukit Amitunon, desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Raden Noer Rahman (nama asli dari Sunan Sendang Duwur), dulunya dikenal pernah memindahkan masjid hanya dalam waktu semalam dari mantingan ke bukit Amitunon, hingga saat ini dikenal dengan nama Masjid Sendang Duwur. Makam beliau cukup unik karena adanya perpaduan antar dua kebudayaan yaitu Islam dan Hindu. Di makam tersebut terdapat banyak ukiran-ukiran istimewa dari kayu jati yang mempunyai nilai seni tinggi, ukiran tersebut berada di area dinding penyangga cungkup pada makam tersebut.

Selengkapnya
Hari Batik Nasional

Selamat Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2022Batik telah masuk menjadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCOSekarang adalah tugas kita untuk melestarikan batik sebagai budaya asli nusantara 🇮🇩Yuk pakai batik!

Selengkapnya
Ditetapkan Kemendikbud Ristek, Perahu Tradisional Ijon-Ijon Lamongan Sebagai Warisan Budaya tak Benda

Perahu tradisional Ijon - Ijon yang berasal dari Desa Kandangsemangkon Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan ditetapkan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) sebagai peninggalan warisan budaya tak benda (WBTB).Penetapan yang menjadi hak milik Lamongan yang juga dibuat sendiri oleh warga Desa Kandangsemangkon itu untuk domain Kemahiran dan Kerajinan Tradisional.Seperti diketahui perahu tradisional Ijon - Ijon yang berasal dari Desa Kandangsemangkon telah ribuan tahun digunakan para nelayan setempat sebagai penampung ikan hasil tangkapan nelayan di tengah laut.Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan Siti Rubikah mengatakan penetapan perahu tradisional ijon-ijon sebagai WBTB itu dilakukan secara daring oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi  melalui Direktorat Jendral Kebudayaan pada Jumat (30/9/2022)."Alhamdulillah perahu tradisional ijon-ijon Desa Kandangsemangkon Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan di tetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) oleh Kemendikbudristek," kata Siti Rubikah, Sabtu (1/10/2022).Ia menjelaskan, perahu tradisional ijon-ijon ini merupakan karya tradisional kemahiran masyarakat Desa Kandangsemangkon sebenarnya tidak hanya bentuk perahunya yang khas, tetapi juga karena proses pembuatannya yang memerlukan keahlian sendiri, sehingga unsur kemahiran pembuatnya itulah yang mahal."Perahu Ijon-ijon memiliki keunikan dan kearifan tersendiri dibandingkan perahu-perahu  karya nelayan tradisional lain di Indonesia. Karena diawali pembuatan papan lambung terlebih dahulu daripada pembuatan kerangka dalamnya, seperti teknologi pembuatan kapal umumnya. Model atau bentuk perahu ijon-ijon ini juga berbeda dengan kapal lain," terangnya.Lebih jauh Rubikah menjabarkan, yang berbeda tersebut di antaranya adalah bagian linggi tumpul atau papak, sementara bagian lambung lebih gemuk. Bentuk lambung inilah yang oleh masyarakat sekitar diistilahkan sebagai perahu wedok (perempuan) yang diwujudkan dalam simbol topeng, mata, alis, sanggul, mahkota dan bunga pada lukisan badan kapal.Penyebutan Ijon-ijon didasarkan pada fungsi dari perahu pada masa lalu, yaitu sebagai perahu penampung ikan hasil tangkapan nelayan di tengah laut. Atau semacam sistem jual beli secara ijon dalam pola perdagangan. Saat ini fungsi perahu mengalami pergeseran, yang juga digunakan sebagai perahu penangkap ikan secara langsung.Ditetapkannya perahu tradisional Ijon-ijon sebagai WBTB itu melengkapi penetapan warisan budaya tak benda lainnya dari Lamongan sebelumnya. Pada 2021, Lamongan juga telah berhasil mendapat pengakuan atas kepemilikan Adat Istiadat, Ritus dan Perayaan Upacara Mendhak Sangring dari Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang."Sementara beberapa warisan budaya Lamongan yang sudah diajukan dan masih menunggu hasilnya di antaranya, kesenian Jaran Jenggo, makanan khas Sego Boran, Cerita Rakyat Panji Laras Liris, dan Upacara Adat Pengantin Bekasri," tandasnya.Terpisah Kepala Desa Kandangsemangkon, Agus Mulyono mengaku gembira atas penetapan perahu tradisional Ijon-ijon sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) domain Kemahiran dan Kerajinan Tradisional. "Warga juga melakukan beberapa hal untuk melestarikan perahu tradisional ini, di antaranya adalah lomba pembuatan miniatur perahu Ijon-ijon, serta lomba desain motif perahu ijon-ijon untuk pelajar," kata Agus.sumber : jatimpos.co

Selengkapnya
Hati Kesaktian Pancasila

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2022Mari kita amalkan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa dalam kehidupan sehari-hari.Bangkit Bergerak Bersama Pancasila

Selengkapnya
Pengumuman Pemenang Lomba

[PENGUMUMAN LOMBA FOTO INSTAGRAM LAMONGAN STREET FASHION 2022]Hallo semuanyaSelamat kepada para Pemenang Lomba Foto Instagram Lamongan Street Fashion 2022Hadiah bisa diambil hari Senin, 3 Oktober 2022 di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten LamonganBagi yang belum beruntung, tetap semangat dan terus berkaryaSee you, stay tune instagram @disparbudlamongan untuk informasi selanjutnya

Selengkapnya
Pengenalan Profesi

Ibu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab Lamongan mendampingi Bapak Wakil Bupati dalam acara kunjungan dan pengenalan profesi siswa siswi SDI AR- ROUDLOH Desa Miru Kec Sekaran Kab Lamongan.

Selengkapnya